Lewati ke isi
Rujukan satuan luas tanah

saeful.com

Hektar, are, meter persegi, kilometer persegi, tumbak, bata, ru, ubin, rante, acre, dan kaki persegi — berikut angka lain yang juga beredar.

14 m²

Satuan luas tanah per daerah di Indonesia

Tumbak lazim di Jawa Barat, bata di Jawa Barat dan sekitarnya, ru dan ubin di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta rante di wilayah perkebunan Sumatera Utara.

Jawaban singkat

Satuan lokal berbeda menurut daerah, tetapi sebagian hanya berbeda nama. Tumbak, bata, ru, dan ubin sama-sama dihitung 14 m²; rante dihitung 400 m². Angka kedua yang juga beredar adalah 14,0625 m² untuk kelompok pertama dan 404,68564224 m² untuk rante.

Empat nama untuk satu ukuran, dan rante di sebelahnyaLima persegi berdiri di garis dasar yang sama dengan skala yang sama. Tumbak dan bata di Jawa Barat, serta ru dan ubin yang sama-sama dipakai di Jawa Tengah dan Jawa Timur, digambar sama besar karena sama-sama 14 meter persegi. Rante dari Sumatera Utara jauh lebih besar, 400 meter persegi, yaitu 28,5714 tumbak.Empat nama untuk satu ukuran, dan rantetumbakJawa Barat14 m²bataJawa Barat14 m²ruJawa Tengahdan Timur14 m²ubinJawa Tengahdan Timur14 m²ranteSumatera Utara400 m²1 rante = 28,5714 tumbak
Empat persegi pertama sama besar karena keempat nama itu menyebut ukuran yang sama; yang berbeda hanya daerah pemakaiannya. Rante bukan nama lain untuk ukuran yang sama, melainkan ukuran yang memang jauh lebih besar.

Empat nama untuk satu ukuran

Tumbak, bata, ru, dan ubin menyebut ukuran yang sama besar. Gambar di bawah menempatkan keempatnya berdampingan pada satu skala, ditambah rante yang memang jauh lebih besar. Perbedaan nama pada gambar itu tidak diikuti perbedaan ukuran, kecuali pada rante.

Tabel satuan dan daerah pemakaiannya

Tabel berikut memuat satuan lokal beserta nilainya dalam meter persegi, angka lain yang juga beredar untuk satuan itu, dan daerah tempat satuan itu lazim dipakai.

Satuan luas tanah, nilainya, dan daerah tempat satuan itu lazim dipakai
SatuanNilai (m²)Angka lain yang juga dipakaiLazim dipakai di
tumbak (tumbak)1414,0625 m² — satu roede 3,75 m x 3,75 mJawa Barat
bata (bata)1414,0625 m² — satu roede 3,75 m x 3,75 mJawa Barat dan sekitarnya
ru (ru)1414,0625 m² — satu roede 3,75 m x 3,75 mJawa Tengah dan Jawa Timur
ubin (ubin)1414,0625 m² — satu roede 3,75 m x 3,75 mJawa Tengah dan Jawa Timur
rante (rante)400404,68564224 m² (kerap ditulis ±405 m²) — 484 yard persegi, yaitu sepersepuluh acreSumatera Utara, terutama wilayah perkebunan
are (are)100tidak ada angka lainseluruh Indonesia, banyak di Bali dan Jawa Timur
hektar (ha)10.000tidak ada angka lainseluruh Indonesia

Kenapa satuan lokal punya lebih dari satu nilai?

Karena satuan lokal tidak pernah ditetapkan secara hukum, melainkan diturunkan dari ukuran lama lalu dibulatkan supaya mudah dihitung. Tumbak, bata, ru, dan ubin berasal dari roede 3,75 m x 3,75 m yang luasnya 14,0625 m², dan dibulatkan menjadi 14 m². Rante berasal dari 484 yard persegi yang luasnya 404,68564224 m², dan dibulatkan menjadi 400 m².

Bagaimana kalau penjual dan pembeli memakai angka berbeda?

Selisihnya kecil pada luas kecil dan tumbuh sebanding dengan luasnya. Pada seratus tumbak, selisih kedua angka sudah 6,25 meter persegi. Cara paling sederhana menghindarinya adalah menyebut angka meter persegi di samping angka satuan lokal sejak penawaran pertama.

Selisih kedua angka ditabelkan di 1 tumbak berapa meter persegi? dan 1 rante berapa meter persegi?

Satuan mana yang dipakai di luar Jawa dan Sumatera?

Di banyak daerah lain yang dipakai adalah satuan metrik, terutama meter persegi dan are. Are cukup sering terdengar di Bali dan Jawa Timur untuk menyebut pekarangan. Sebutan seperti patok dan kapling juga beredar, tetapi keduanya tidak punya nilai baku sehingga nilainya harus ditanyakan langsung.

Sebutan tanpa nilai baku dibahas di daftar satuan luas tanah di Indonesia.

Kenapa satu daerah bisa memakai lebih dari satu nama?

Karena nama satuan mengikuti kebiasaan bertutur, bukan pembagian wilayah. Di daerah perbatasan, dua nama untuk ukuran yang sama dapat dipakai bergantian dalam satu percakapan. Selama nilainya sama, hal itu tidak mengubah hitungan. Yang perlu ditanyakan bukan namanya, melainkan berapa meter persegi yang dimaksud dengan nama itu.

Selisih kedua angka rante kalau digambar

Rante punya dua angka yang beredar, dan selisihnya terlihat bila keduanya digambar bertumpuk pada skala yang sama. Persegi dalam adalah rante 400 meter persegi, persegi luar rante 404,68564224 meter persegi, dan keduanya nyaris berimpit. Selisih seluas 4,6856 meter persegi digambar terpisah di sebelah kanannya, pada skala yang sama.

Satu rante menurut dua angka yang beredarDua persegi bersudut kiri bawah sama, digambar dengan skala yang sama. Persegi dalam satu rante menurut angka 400 meter persegi, bersisi 20 meter. Persegi luar satu rante menurut angka 404,68564224 meter persegi, bersisi 20,1168 meter. Kedua tepinya nyaris berimpit. Di sebelah kanannya, selisih keduanya digambar sebagai perseginya sendiri pada skala yang sama: 4,6856 meter persegi.Satu rante menurut dua angka yang beredarsisi 20 m dan 20,1168 m1 rante = 400 m²atau 404,68564224 m²selisih 4,6856 m²10 rante = 4.000 m²atau 4.046,8564 m²selisih 46,8564 m²selisih
Sisi kedua persegi hanya berbeda seperseratusan, jadi jarak keduanya terlalu tipis untuk dilihat; karena itu selisihnya digambar terpisah sebagai persegi kecil di sebelah kanan. Pada sepuluh rante selisih itu sepuluh kali lipat, dan pada luas kebun ia menjadi angka yang perlu disepakati sejak awal.

Rel konversi halaman ini

Arah baliknya dan halaman satuan yang paling dekat dengan hitungan di atas.

1 tumbak berapa meter persegi?
1 tumbak umumnya dihitung 14 meter persegi, sebuah konvensi pasar tanah yang lazim dipakai di Jawa Barat.
1 rante berapa meter persegi?
1 rante umumnya dihitung 400 meter persegi, yaitu bidang seluas 20 meter x 20 meter, sedangkan sebagian rujukan memakai 404,68564224 meter persegi.
100 meter persegi berapa tumbak?
100 meter persegi sama dengan 7,1429 tumbak, karena satu tumbak dihitung 14 meter persegi.
Daftar satuan luas tanah di Indonesia
Satuan luas tanah yang dipakai di Indonesia terbagi menjadi tiga golongan: satuan metrik resmi, konvensi pasar yang nilainya lazim disepakati, dan sebutan yang nilainya berbeda-beda antar daerah.